"Selamat Datang Di Situs MI. Salafiyah Syafiiyah Al-Kholily"

 

SEJARAH BERDIRINYA MI. SALAFIYAH SYAFI'IYAH AL-KHOLILY


      Keberadaan sekolah kami Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah Syafi'iyah Al-Kholily, Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, Propinsi Jawa Timur, tidak dapat dipisahkan dari latar belakang historisnya. Jauh sebelum lembaga ini eksis. Dahulu pada tahun 1970-an di kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember telah ada lembaga-lembaga Pendidikan Islam, seperti: Pondok Pesantren salaf (tradisional), Madrasah Diniyah (Madin), selai Sekolah Dasar umum. Pada masa itu, apabila seseorang ingin bersekolah masih ke Sekolah Dasar Negeri yang jaraknya masih agak jauh dari tempat sekolah kami ber diri sekarang, sedangkan SLTP dan SLTA hanya ada di pusat kota kabupaten Jember jaraknya kurang lebih 20 KM dengan akses jalan makadam, sedangkan kalau ingin meneruskan ke Perguruan tinggi masih ke luar kota Kabupaten Jember. Kalaupun masyarakat pada saat itu tind memasukkan anak mereka ke lembaga umum, mereka memilih Pondok Pesantren Salaf (tradisional) sebagai sekolah putra-putri mereka.
     
      Keadaan seperti itu dari tahun ke tahun semakin mendorong keinginan masyarakat untuk memiliki sekolah yang bernuansakan Islami di Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember. Keinginan masyarakat tersebut akhirnya di tindaklanjuti oleh para tokoh dan alim ulama di Kecamatan Mumbulsari. Maka pada tanggal: 01 Juni 1978 didirikanlah sebuah yayasan bernuansakan Islami dengan nama: "YAYASAN PESANTREN PERGURUAN AGAMA ISLAM ROUDLOTUL MUTTAQIN" di Kecamatan Mumbulsari. Selang beberapa tahun kemudian ada keinginan dari pihak pengurus yayasan serta masyarakat untuk melegalkan yayasan tersebut. Dengan mengadakan rapat-rapat kecil yang diselenggarakan di Desa  MUmbulsari dan dipimpin oleh KH. Achmad Cholil. Diantara keputusan terpenting rapat tersebut ialah akan dilegalkannya "YAYASAN PESANTREN PERGURUAN AGAMA ISLAM ROUDLOTUL MUTTAQIN (YPPAI. ROUDLOTUL MUTTAQIN)".

      Untuk merealisasikan keputusan tersebut, maka dibentuklah suatu panitia kecil yang antara lain terdiri dari: KH. Achmad Cholil, Mochammad Noer, H. Achmad Shonhadji, Abdurrochman, Sholehan, dan yang lainnya. Setelah beberapa kali mengadakan rapat, panitia menentukan:

  • Ruang lingkup sekolah yang nantinya akan di garap mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), serta Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI), daln majelis-majelis dakwah di kecamatan Mumbulsari.
  • Berinisiatif melegalkan yayasan tersebut ke kantor Notaris R.J. Boentaran Santoso di kota Jember yang di mungkinkan pada suatu hari nanti lembaga-lembaga yang bernaung di bawah YAYASAN PESANTREN PERGURUAN AGAMA ISLAM ROUDLOTUL MUTTAQIN (YPPAI. ROUDLOTUL MUTTAQIN) akan di akui keberadaannya oleh pemerintah.
      Sebagai tindak lanjut dari rencana di legalkannya yayasan tersebut, maka tepatnya pada hari Senin 14 Pebruari 1983 dengan perwakilan dari yayasan, antara lain: KH. Achmad Cholil, Mochammad Noer, H. Achmad Shonhadji, Abdurrochman, Sholehan. Menghadap kepada Notaris R.J. Boentaran Santoso di Jember. Semenjak itulah "YPPAI. ROUDLOTUL MUTTAQIN" resmi berbadan hukum dengan Nomor Akta Notaris: No.31. Berbekal yayasan berbadan hukum, di bukalah sejumlah cabang / komisariat, baik berupa sekolah formal bernuansakan Islami maupun majelis-majelis ta'lim di berbagai tempat di Kecamatan Mumbulsari.

      Cikal bakal MI. Salafiyah Syafi'iyah Al-Kholily (sekarang) Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, berasal dari Madrasah Diniyah (Madin) tradisional. Pembelajarannya  dilaksanakan pada waktu sore hari, semakin lama semakin banyak murid-murid yang belajar pada sekolah diniyah tradisional tersebut meskipun masih dikelola secara tradisional dan perseorangan antara lain: Ust. Kholily, Ust. Abrori, dan yang lainnya.

      Mencermati keadaan tersebut, maka dipandang perlu untuk mendirikan sekolah formal setingkat Sekolah Dasar yaitu Madrasah Ibtidaiyah di Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember. Beberapa tokoh masyarakat serta alim ulama di sekitar madrasah diniyah tradisional tersebut berinisiatif menemui ketua "YPPAI. ROUDLOTUL MUTTAQIN" dan berkonsultasi adanya kemungkinan di Desa Lampeji juga didirikan  sekolah formal setingkat Sekolah Dasar yaitu Madrasah Ibtidaiyah.
Setelah selan beberapa waktu, permohonan pendirian sekolah formal se tingkat sekolah dasar tersebut diakomudir oleh "YPPAI. ROUDLOTUL MUTTAQIN". Maka didirikanlah sekolah formal setingkat sekolah dasar dengan nama: "Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah Syafi'iyah 01" di Desa Lampeji. Juga keinginan serupa bermunculan di beberapa daerah lain di kecamatan Mumbulsari. Sekolah-sekolah tersebut antara lain: MI. Makarimal Akhlaq (Mumbulsari), MI. Salafiyah Syafi'iyah 02 (Kr. Kedawung), MI. Riadlut Tholibin (Suco), MI. Sunan Ampel (Dsn. Dawuhan - Ds. Mumbulsari).

      Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah Syafi'iyah 01 (sekarang MI. Salafiyah Syafi'iyah Al-Kholily, Lampeji, Mumbulsari), resmi berdiri pada tahun 1983 di bawah naungan "YPPAI. ROUDLOTUL MUTTAQIN".
Pada awal berdirinya MI. Salafiyah Syafi'iyah Al-Kholily  di pimpin seorang kepaka sekolah yaitu: Bapak Abdullah NK., dan dibantu oleh beberapa tenaga honorer tidak tetap yayasan. Pada masa kepemimpinan Bapak Abdullah NK. inilah kali pertama Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah Syafi'iyah 01 berubah nama menjadi Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah Syafi'iyah 02, dikarenakan kesalahan penulisan pada piagam pendirian madrasah oleh Depag, yang sedianya Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah Syafi'iyah 01 - Lampeji  menjadi Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah Syafi'iyah 02 - Lampeji. dan juga sebaliknya Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah Syafi'iyah 02 - Kr. Kedawung menjadi Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah Syafi'iyah 01 - Kr. Kedawung (red). Untuk menyikapi masalah tersebut, maka diadakanlah dengar pendapat dari kedua lembaga tersebut. Pada ahirnya kedua belah pihak sama-sama menerima keadaan tersebut, dan untuk seterusnya nama kedua lembaga tersebut menjadi:
  • MI. Salafiyah Syafi'iyah 01 - Kr. Kedawung, Mumbulsari.
  • MI. Salafiyah Syafi'iyah 02 - Lampeji, Mumbulsari.
     



To Be Continued...

 


Make a Free Website with Yola.